Dalam buku ini disajikan dalam 7 bab yang terdiri atas: Bab 1 terdiri dari: Tantangan pendidikan dhammasekha, di era modern, kebutuhan peningkatan mutu layanan, dhammasekha, pentingnya manajemen mutu dalam lembaga pendidikan keagamaan, kesenjangan antara harapan umat dan kondisi pengelolaan dhamma saat ini, kelahiran pendekatan pabavirsa sebagai, dan inovasi sistem mutu berbasis nilai Buddhis. Bab 2 terdiri dari Pengertian mutu, manajemen mutu terpadu dalam pendidikan, manajemen mutu terpadu dalam pendidikan pengertian manajemen mutu pendidikan, tujuan dan manfaat manajemen, mutu pendidikan, penerapan manajemen mutu pendidikan, dan contoh praktik nyata penerapan, dan manajemen mutu pendidikan. Bab 3 terdiri dari: Hakikat Dhammasekha, jenjang dhammasekha, pabavirsa hakikat pabavirsa, keunggulan pabavirsa, dan implementasi pabavirsa dalam menjamin mutu dhammasekha. Bab 4 terdiri atas: Proses pengembangan sistem, manajemen mutu pengelolaan, dhammasekha berbasis pabavirsa, define (pendefinisian), analisis kebutuhan studi awal, perumusan masalah, dan identifikasi nilai-nilai pabavirsa. Bab 5 terdiri atas: Pengertian design (perancangan), penegasan ruang lingkup batasan, tahap design (perancangan), mengintegrasikan prinsip pabavirsa, dan menyusun instrumen dan indikator mutu. Bab 6 terdiri atas: Definisi tahap develop pengembangan) dalam sistem, manajemen mutu pendidikan dhammasekha, karakteristik utama tahap develop (pengembangan), teori dan pandangan ahli tentang tahap develop (pengembangan), dan sintesis konseptual tahap develop dalam manajemen mutu, dhammasekha, tahapan pengembangan (develop), pengembangan produk awal (draft prototipe), validasi ahli, uji coba terbatas (limitet trila), dan revisi model. Bab 7 terdiri atas: Pengertian diseminasi, ruang lingkup diseminasi, karakteristik diseminasi pendidikan, dhammasekha berbasis pabavirsa, tahapan disseminate (diseminasi), sosialisasi sistem, distribusi produk model, uji implementasi lebih luas, evaluasi akhir dan umpan balik, output tahap disseminasi, dan validasi dan praktikalitas model sistem manajemen